• Matthijs De Ligt Susah, Manchester United Kejar Kembali Harry Maguire

    Klub Premier League, Manchester United nampaknya mulai frustrasi dengan perburuan mereka terhadap Matthijs De Ligt. Setan Merah diberitakan akan kembali mengarahkan radar mereka terhadap bek Leicester City, Harry Maguire.

    Di bursa transfer musim panas nanti, United tengah berburu bek tengah baru. Ole Gunnar Solskjaer berencana untuk memperkuat barisan pertahanan mereka yang tampil mengecewakan sepanjang musim 2018/2019.

    Salah satu nama yang sedang hangat diberitakan untuk merapat ke Manchester United adalah Matthijs De Ligt. Bek tengah Ajax Amsterdam itu disebut menjadi buruan nomor satu Setan Merah di musim panas nanti.

    Dilansir Evening Standard, United mulai melirik alternatif lain untuk De Ligt di musim panas nanti. Mereka disebut akan kembali mengejar Harry Maguire di musim panas nanti.

    Simak rencana transfer United untuk kedua bek tersebut selengkapnya di bawah ini.

    De Ligt Susah

     

    Laporan itu mengklaim bahwa United mulai mempertimbangkan untuk mendatangkan alternatif lain selain De Ligt karena sang bek terkesan menarik ulur tawaran setan merah.

    De Ligt sendiri memang tengah mendapatkan banyak tawaran dari klub-klub papan atas Eropa. Namun ia disebut paling berpotensi bergabung dengan Manchester United atau Barcelona.

    Sang bek sendiri diberitakan memiliki preferensi bergabung dengan Barcelona, sehingga United harus menyiapkan opsi alternatif jika tawaran mereka akhirnya tidak digubris oleh sang bek.

    Target Lama

     

    Solskjaer sendiri disebut sudah meminta manajemen United untuk kembali mendekati Harry Maguire yang saat ini tengah membela Leicester City. Maguire sendiri merupakan target lama United, di mana Jose Mourinho sempat mencoba mendatangkannya ke Old Trafford musim lalu.

    Solskjaer menilai Maguire merupakan opsi yang bagus untuk lini pertahanan mereka. Selain ia sudah teruji di Premier League, Maguire juga tampil konsisten dalam dua tahun terakhir bersama The Foxes.

    Namun United harus siap menggelontorkan banyak uang untuk sang bek, karena mereka harus membayar sekitar 80 juta pounds untuk membawa sang bek ke Old Trafford di musim panas nanti.

     

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Korban Pertama Antonio Conte di Inter: Mauro Icardi

    Rumor belakangan ini semakin mengaitkan Antonio Conte dengan Inter Milan. Mantan pemainnya di Juventus dulu, Andrea Pirlo, yakin bahwa pria berumur 49 tahun tersebut bakalan mendepak penyerang andalan, Mauro Icardi.

    Dalam beberapa tahun terakhir, gol-gol yang lahir dari kaki Icardi kerap menyelematkan Inter dari posisi terjepit. Contohnya pada musim lalu, di mana satu gol Icardi berhasil membuat Nerazzurri mengalahkan Lazio dan dapat jatah tiket ke Liga Champions.

    Namun belakangan ini, ia kerap menjadi target kemarahan para penggemar. Semuanya bermula karena drama pelepasan ban kapten dan juga isu cedera yang dianggap publik sebagai bentuk 'mogok main' dari penyerang asal Argentina tersebut.

    Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

    Icardi Jadi Korban Pertama

     

    Drama sudah berakhir, tapi masih banyak penggemar Inter yang berharap Icardi angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Kebencian bisa jadi semakin menjadi-jadi andai kegagalan eksekusi penalti Icardi kala melawan Empoli, Senin (27/5) menjadi biang kekalahan Inter Milan.

    Pirlo sendiri meyakini bahwa Icardi tidak akan punya masa depan di Nerazzurri andai Antonio Conte datang. Sepengetahuannya, mantan pelatih Juventus dan Chelsea tersebut tidak senang menggunakan striker dengan tipikal seperti Icardi.

    "Icardi? Saya tidak yakin Icardi adalah striker yang bagus untuk gaya Antonio Conte," tutur Andrea Pirlo kepada Sky Sport.

    "Conte menginginkan striker yang bisa saling berhubungan dengan keseluruhan tim, striker yang mengoper bola ke pemain lainnya dan Icardi tidak sering melakukan itu," lanjutnya.

    Bisa Melebihi Mourinho

     

    Selain itu, Pirlo juga yakin bahwa Conte bakal menuai kesuksesan di rival bebuyutan Juventus tersebut. Bahkan, ia percaya kesuksesannya akan melebihi Jose Mourinho yang mampu mempersembahkan treble untuk Inter Milan di tahun 2010 dulu.

    "Menurut saya, Conte bisa memberikan yang lebih dari Mourinho, terutama dari struktur serta perjuangan," tambahnya.

    "Jika dia bergabung dengan Inter, para penggemar akan mendukung tim, dan bahkan, mereka bisa jadi lebih dekat dengan para pemain," tandasnya.

    Selain Inter, Conte juga disebut masuk dalam bursa pengganti Massimiliano Allegri di Juventus. Namun sang juara Serie A itu dipercaya cenderung lebih memilih sosok lain seperti Mauricio Pochettino atau Maurizio Sarri.

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Inter Milan Segera Umumkan Kedatangan Antonio Conte

    Spekulasi mengenai siapa pelatih Inter Milan musim depan mulai menemui titik terang. Tim berjuluk La Beneamata itu akan segera memperkenalkan Antonio Conte sebagai pelatih baru mereka dalam waktu dekat ini.

    Rumor pergantian pelatih kepala Inter Milan sudah berhembus sejak awal tahun 2019 kemarin. Manajemen Inter Milan disebut kurang puas dengan performa Nerrazurri di bawah kepemimpinan Luciano Spalletti dalam dua musim terakhir.

    Spalletti sendiri diberitakan akan dipertahankan Inter jika ia berhasil membawa Nerrazurri lolos ke Liga Champions. Target itu berhasil dipenuhi oleh sang pelatih, namun Inter Milan dikabarkan tetap bersikukuh untuk menggunakan pelatih baru musim depan.

    Menurut laporan Sky Sports, Inter Milan sudah mengunci jasa manajer baru mereka untuk musim depan. Mereka disebut akan menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru mereka dalam waktu dekat ini.

    Simak situasi penunjukan Conte sebagai manajer baru Inter selengkapnya di bawah ini.

    Pelatih Berpengalaman

     

    Inter Milan punya alasan mengapa mereka lebih memilih menggunakan jasa Conte musim depan. Mereka ingin Inter segera menjadi penantang gelar yang serius untuk musim depan.

    Reputasi Conte sebagai pelatih top mencuat saat ia berhasil membangkitkan Juventus beberapa tahun yang lalu menjadi penguasa Italia. Ia juga membuktikan kualitasnya saat melatih Timnas Italia dan Chelsea.

    Manajemen Inter merasa Conte sanggup mewujudkan target mereka menjadi juara Serie A, sehingga mereka bergerak cepat untuk mengamankan jasa sang pelatih.

    Detail Kontrak

     

    Menurut laporan tersebut, Conte akan mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun. Ia akan mengabdi di Giuseppe Meazza hingga tahun 2022 mendatang.

    Conte sendiri diberitakan akan mendapatkan dukungan penuh dari manajemen Inter untuk belanja pemain. Ia diharapkan mampu mentransformasi skuat Inter menjadi skuat juara dalam jangka waktu tersebut.

    Menurut laporan itu, Conte akan resmi diperkenalkan sebagai manajer baru Inter Milan pada minggu depan, sesuai Final Liga Champions musim ini.

     

     

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Sepatu Emas Eropa 2018/19: Lionel Messi Nomor 1, Ronaldo Nomor 14

    Penyerang Barcelona, Lionel Messi, sukses meraih Sepatu Emas Eropa atau stop skor di kompetisi Eropa musim 2018/19 ini. Lantas, berada di posisi berapa bintang Juventus, Cristiano Ronaldo?

    Lionel Messi menunjukkan performa yang luar biasa di La Liga pada musim 2018/19 ini. Pemain dengan julukan La Pulga tersebut mampu membawa Barcelona menjadi juara La Liga. Messi pun jadi top skor La Liga.

    Pemain berusia 31 tahun mengakhiri musim 2018/19 dengan catatan 36 gol di La Liga. Dalam perebutan Sepatu Emas Eropa, Messi mendapatkan nilai 72 poin. [Jumlah gol dikalikan dua untuk liga-lga top Eropa].

    Bersaing cukup ketat dengan Messi ada nama bomber muda Kylian Mbappe. Pemain PSG tersebut mampu mencetak 33 gol di Ligue 1. Bintang timnas Prancis itu mendapatkan 66 poin dari gol yang dia cetak.

    Raihan poin Mbappe berada cukup jauh di atas bomber gaek Fabiano Quagliarella. Pada usia 36 tahun, Quagliarella sukses merebut gelar top skor Serie A dengan 26 gol. Poin bomber milik klub Sampdoria tersebut adalah 52 poin.

    Di bawah ketika nama tersebut, secara beruntun adalah Duvan Zapata [Udinese] dengan 23 gol [46 poin] dan Mbaye Diagne [Kasimpasa/Galatasaray] 30 gol [45 poin].

    Ronaldo, Mohamed Salah dan Aubameyang ada di peringkat berapa? Simak lebih lengkapnya di bawah ini ya!

    Ronaldo Hanya Peringkat ke-14

     

    Sebanyak enam pemain mencetak gol yang sama. Mereka juga bermain klub lima liga top Eropa. Jadi, jumlah gol mereka sama-sama dikalikan dua dalam penentuan peringkat. Enam pemain mencetak 22 gol.

    Enam pemain tersebut yakni Mohamed Salah, Sadio Mane, Robert Lewandowski, Pierre-Emerick Aubameyang dan Krzysztof Piatek.

    Lantas Ronaldo? Pemain 34 tahun itu berada di posisi ke-14. Ronaldo mencetak 21 gol untuk Juventus pada musim pertamanya di Serie A. Jumlah poin yang didapatkan oleh Ronaldo adalah 42 poin.

    Nilai yang didapatkan oleh Ronaldo sama dengan Luis Suarez [Barcelona], Sergio Aguero [Manchester City] dan Karim Benzema [Real Madrid]. Berikut adalah daftar lengkap peringkat Sepatu Emas Eropa musim 2018/19:

    1. Lionel Messi [Barcelona] - 36 gol (72 poin)

    2. Kylian Mbappe [PSG] - 33 gol (66 poin)

    3. Fabio Quagliarella [Sampdoria] - 26 gol (52 poin)

    4. Duvan Zapata [Atalanta] - 23 gol (46 poin)

    5. Mbaye Diagne [Kasimpasa/Galatasaray] - 30 gol (45 poin)

    6. Mohamed Salah [Liverpool] - 22 gol (44 poin)

    6. Sadio Mane [Liverpool] - 22 gol (44 poin)

    6. Robert Lewandowski [Bayer Munchen] - 22 gol (44 poin)

    6. Pierre-Emerick Aubameyang [Arsenal] - 22 gol (44 poin)

    6. Krzysztof Piatek [Genoa/AC Milan] - 22 gol (44 poin)

    12. Luuk de Jong [PSV] - 28 gol (42 poin)

    13. Dusan Tadic [Ajax] - 28 gol (42 poin)

    14. Cristiano Ronaldo [Juventus] - 21 gol (42 poin)

    14. Luis Suarez [Barcelona] - 21 gol (42 poin)

    14. Karim Benzema [Real Madrid] - 21 gol (42 poin)

    14. Sergio Aguero [Manchester City] - 21 gol (42 poin)

    Lire la suite...


    votre commentaire
  • Diberi Gratis Sekalipun, Liverpool Takkan Tertarik dengan Sergio Ramos

    Pada musim panas nanti, Liverpool diyakini tidak akan merekrut bek andalan Real Madrid, Sergio Ramos, jika disuguhi secara gratis. Sebab sang pelatih, Jurgen Klopp, disebut telah memiliki rencana lain pada bursa transfer nanti.

    Berbicara soal Ramos dan Liverpool, kemungkinan besar publik akan teringat dengan satu momen di final Liga Champions 2017/2018 lalu. Ya, Ramos tampil trengginas dengan mencederai bintang The Reds pada saat itu, yakni Mohamed Salah.

    Tidak hanya itu, rumor juga menyebutkan bahwa Ramos menjadi penyebab dua blunder yang dilakukan oleh kiper Liverpool, Loris Karius. Pada akhirnya, Real Madrid meraih kemenangan dengan skor 3-1 berkat Karim Benzema dan Gareth Bale.

    Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

    Liverpool Tolak Ramos

     

    Kembali ke masa ini, sebuah klaim mengejutkan datang dari salah satu media asal Spanyol, AS. Disebutkan bahwa Sergio Ramos ingin pergi dari Santiago Bernabeu pada musim depan dan Liverpool dikabarkan ingin membawanya ke Anfield.

    Tapi, laporan dari Mirror dengan tegas menyatakan penolakan atas kabar tersebut. Mereka beranggapan bahwa kemungkinan Sergio Ramos bergabung dengan Liverpool sangatlah kecil, atau bahkan tidak ada sama sekali.

    Pasalnya sang pelatih, Jurgen Klopp, tidak memiliki niat untuk menambah amunisi baru di sektor jantung pertahanan. Pria asal Jerman tersebut diklaim sedang membutuhkan dua pemain anyar yang berperan sebagai bek sayap juga penyerang.

    Ramos Kesal dengan Perez

     

    Belum ada pernyataan resmi soal rumor masa depan Sergio Ramos di Real Madrid. Namun diketahui bahwa bek berumur 33 tahun tersebut kesal presiden klub, Florentino Perez, yang mengkritik pemain Real Madrid di ruang ganti.

    Disebutkan bahwa Peres masuk ke ruang ganti usai Real Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions. Ramos lalu berusaha untuk menyatakan pembelaannya, seperti yang dikutip dari Metro berikut ini:

    "Saya telah memberikan segalanya untuk lambang ini, klub ini, dan bahkan anda," sebelum kemudian menambahkan, "Anda bayar saya, dan saya akan pergi,".

    Hingga sekarang, belum diketahui apakah Zinedine Zidane selaku pelatih ingin mempertahankan Ramos atau tidak. Namun satu yang diyakini, bahwa pria asal Prancis tersebut sedang berencana "bersih-bersih" skuat Real Madrid pada musim panas ini.

     

    Lire la suite...


    votre commentaire



    Suivre le flux RSS des articles
    Suivre le flux RSS des commentaires